Tuesday, December 2, 2014

Kedai Kopi

Saya dan istri baru aja alih profesi, karena kami baru saja menikah. sebelumnya istri saya bekerja sebagai sekertaris di perusahaan keluarganya, sedangkan saya desainer kaos. Setelah menikah kemarin (Juli 2011), saya memang berencana membuat warung atau semacam kedai minum. Dengan pendanaan yang terbatas, mau-gak mau ya harus jalan.

Kedai saya tidak hanya menjual kopi saja, tetapi juga minuman lainnya, seperti jus buah, coklat, ice cream, wedangan & makanan ringan pendamping, seperti: bolu/kue kering, gorengan, buah siap saji & makanan ringan lainnya.

untuk tempat, saya memanfaatkan toko peninggalan orangtua saya, berhubung kondisinya tua/lama, saya berinisiatif membuat kesan/layout ruangan sedikit etnik, sederhana tapi terkesan elegan. lokasi tempat saya berukuran 14m x 3,5m (berhubung ini lokasi milik sendiri, jadi tidak ada pengeluaran untuk biaya sewa).

Dengan ketersediaan modal sebesar 10jt, saya alokasikan untuk (ini hitungan kasar/pembulatan):
beli meja kursi (bekas) 2 set: 3,5jt
kulkas freezer box 1pcs: 2jt
alat pendukung (kompor + tabung gas LPG 15Kg + gelas + sendok + stoples + reuter untuk fasiloitas free hotspot): 1,5jt
dekorasi ruangan (pancuran air + lampu + cat & vernis): 2jt

sisanya tinggal 1jt saya alokasikan untuk membeli bahan baku: kopi bubuk + coklat + buah-buahan + dll.

saat ini sih masih terbilang sepi pengunjung gan, soalnya saya belum promosi kebanyak orang. secara skill saya bukan di racikan minuman. rencana sih nanti awal tahun mau bikin semacam grand opening sambil ngumpulin modal gitu emmm apa lagi ya yang kurang...

oh iya, kalo agan main ke Jepara, mampir saja di kedai kami namanya The Kokean Lounge saya juga mau bikin usaha kaos di kedai saya tersebut gan lumayan nih nambah penghasilan, apalagi pake brand sendiri.
Title: Kedai Kopi; Written by paytren; Rating: 5 dari 5